Penyerahan Bantuan Sosial dari UPK Kecamatan Pronojiwo

penyerahan secara simbolis

kimdesatamanayu. Covid -19 telah menjadi musuh bersama bagi warga masyarakat, dampak penyakit ini sudah menyebar luas hingga beberapa daerah yang terdampak menginstruksikan adanya PSBB. Larangan bekerja di luar daerah, social distancing dan melakukan semua kegiatan di rumah atau work from home merupakan anjuran pemerintah yang harus di patuhi. Namun, hal tersebut berdampak buruk terhadap sebagian warga masyarakat, terutama bagi masyarakat yang melakukan pekerjaan lepas atau buruh harian yang mendapatkan "rejeki harian". Mereka tidak dapat melakukan pekerjaan seperti hari-hari biasa, sehingga pendapatan-pun tidak dapat diperoleh untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Hal ini memberi semangat UPK di Kecamatan Pronojiwo untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bertepat pada hari Kamis tanggal 14 Mei 2020 di Kantor UPK Kecamatan Pronojiwo pihak UPK melakukan Kegiatan Penyerahan Bantuan Sosial Alokasi Surplus UPK Tahun 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BKAD Bapak Sukimun, M.Pd, Camat Pronojiwo Bapak Alfian S.Sos, Perwakilan Koramil Pronojiwo dan juga Kepala Desa sekecamatan Pronojiwo serta Perwakilan KIM  masing-masing desa.

persiapan pembagian sembako

Bapak Sukimun selaku ketua BKAD menegaskan bahwa pembagian dana sosial dari DanaMas yang dikelola diharapkan dapat membantu masyarakat Pronojiwo yang tidak mampu karena terdampak covid-19 dan  tidak terdata dalam bantuan-bantuan yang bersifat formal. "Ada beberapa hal yang mendukung keberlanjutan dari UPK kita ini, salah satunya adalah dukungan dari seluruh kepala desa karena UPK ini adalah dari, oleh dan untuk masyarakat. Untuk program DanaMas  yang dulu dikenal sebagai PNPM juga dapat berjalan dengan baik jika mendapat dukungan dan kerjasama dari berbagai kalangan masyarakat, sehingga masyarakat sendiri akan merasakan manfaat dari program dan kegiatan bantuan tersebut. Berbicara tentang adanya bantuan kita akan selalu menerima komplain dari beberapa kalangan masyarakat yang harus kita hadapi bersama, namun kita tetap harus menangani dan menghadapi hal tersebut dengan kesabaran, karena keberadaan aset gedung dan sebagainya yang ada di sini merupakan bantuan dari masyarakat bukan dari lain-lain" imbuh beliau" .

Hal ini juga didukung oleh pernyataan bapak camat Alfian, S.Sos bahwa Danamas harus dipersiapkan secara matang dan harus terus maju untuk trus memberikan kontribusi terhadap desa. UPK ini harus lestari, bahkan jika memungkinkan dapat bertambah asetnya. Beliau juga berharap kepada bapak kepala desa supaya memberikan kontribusi yang maksimal untuk mengatasi kredit macet yang ada dimasyarakat yang berasal dari DanaMas ini.   

Pembagian Masker

Bantuan Dana sosial yang berasal dari surplus DAPM DANAMAS Eks PNPM yang dikelola UPK  berupa sembako untuk masyarakat yang terdampak covid-19. Data penerima bantuan didapatkan dari desa masing-masing dengan catatan calon penerima harus diluar penerimaan dana bantuan formal yaitu BPNT, PKH, BST dan BLT yang dikelola desa. Kegiatan ini dilakukan setiap tahun namun tidak selamanya bantuan yang diberikan dalam bentuk sembako. Karena dampak dari Covid-19, tahun ini bantuan yang lebih dibutuhkan masyarakat adalah sembako yang berupa beras sebanyak 2,4 ton yang akan dibagikan untuk 6 desa, dimana masing-masing desa mendapatkan jatah 400 kg. Setiap desa akan membagikan beras kepada 40 warganya, sehingga masing-masing warga akan mendapatkan bantuan sembako sebesar 10 kg beras. Untuk data warga yang akan menerima bantuan, merupakan murni wewenang dari masing-masing desa untuk membagi kepada warga yang membutuhkan. Selain sembako, UPK juga menyumbangkan masker sebanyak 500 buah untuk dibagikan kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini benar-benar tepat sasaran dan dapat membantu warga yang membutuhkan dan terdampak covid-19. 

 

Apakah informasi ini bermanfaat ?

Tekan tombol dibawah untuk membagikan, terima kasih :)

0
Shares